Selasa, 13 Desember 2011

PERALATAN ELEKTROPLATING


Peralatan Elektroplating - Presentation Transcript
  1. PERALATAN PROSES ELEKTROPLATING Abrianto Akuan, Ir., MT. Teknik Metalurgi - UNJANI Teknik Metalurgi-UNJANI 1
  2. Pembersihan secara mekanik Tujuan : -Menghilangkan Goresan dan Geram (menggunkan mesin gerinda/mesin vibrator) -Menghaluskan Permukaan (dengan proses buffing) Teknik Metalurgi-UNJANI 2
  3. Pembersihan dengan pelarut/solven Tujuan : • Membersihkan lemak, minyak, geram dan kotoran-kotoran lainnya dengan pelarut organik. Metoda Pembersihan : -Vapour degreasing (benda kerja diuapkan dengan pelarut dalam keadaan panas. -Pada temperatur kamar (pelarut organik dengan cara diusap) Teknik Metalurgi-UNJANI 3
  4. Pembersihan dengan alkalin/basa/degreassing •Tujuan : Untuk membersihkan benda kerja dari lemak atau minyak yang menempel. • Pencucian digolongkan dalam dua cara : 1.Dengan cara biasa (alkalin degreasing); benda kerja direndam dalam larutan alkalin dalam keadaan panas selama 5-10 menit. 2.Dengan cara elektro (electrolitic degreasing). Ultrasonik degreaser Trichloretilen metal degreasing Teknik Metalurgi-UNJANI 4
  5. Pembersihan dengan asam/pickling Tujuan : Untuk membersihkan permukaan benda kerja dari okksida atau karat secara kimia melalui perendaman. Larutan asam yang umumnya digunakan adalah : 1.Asam chlorid (HCl) 2.Asam sulfat (H2SO4) 3.Asam sulfat dan asam fluorid (HF) Teknik Metalurgi-UNJANI 5
  6. Kondisi operasi yang perlu diperhatikan pada proses pelapisan logam: o Rapat Arus (Current Density) Bilangan yang menyatakan jumlah arus listrik yang mengalir perluas unit elektroda o Tegangan Arus (Voltage) Umumnya tegangan yang digunakan pada operasi lapis listrik adalah 0,5 -12 volt. o Temperatur Larutan o pH Larutan Untuk menentukan derajat keasaman suatu larutan elektrolit dan dalam operasi lapis listrik. Teknik Metalurgi-UNJANI 6
  7. Proses Pengerjaan Akhir (post treatment) Benda kerja yang telah dilakukan proses lapis listrik biasanya : - Dibilas dan dikeringkan - Dilakukan pengerjaan lanjut seperti dipasif kan/diberi lapis pelindung chromat (Chromating). Oven machine Teknik Metalurgi-UNJANI 7
  8. Peralatan lapis listrik 1. Rectifier 2. Bak Pelapisan 3. Rak 4. Barrel 5. Pemanas (heater) Teknik Metalurgi-UNJANI 8
  9. Rectifier Sebagai sumber arus searah (DC) dan penurun tegangan. Teknik Metalurgi-UNJANI 9
  10. Bak Pelapisan - Sebagai penampung larutan electrolit, larutan pencuci dan air pembilas. - Bahan bak tergantung dari jenis dan kondisi larutan yang ditampungnya: - Tahan terhadap korosi yang ditimbulkan oleh larutan - Tahan terhadap suhu/temperatur larutan - Tidak mencemarkan laruran yang ditampungnya. Teknik Metalurgi-UNJANI 10
  11. Rak Sebagai tempat untuk menggantung benda kerja dan penghantar arus listrik pada benda kerja. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pemilihan rak : Bentuk, ukuran dan bahan Teknik Metalurgi-UNJANI 11
  12. Barrel Tempat untuk menampung benda kerja yang akan dilapis dan sebagai agitasi larutan. Umumnya digunakan untuk proses pelapisan produk-produk yang berukuran kecil. Misalnya: Baut, mur dan lain-lain. Teknik Metalurgi-UNJANI 12
  13. Pemanas (heater) Sebagai pemanas larutan electrolit untuk mendapatkan lapisan yang diinginkan. Jenis Bahan Penggunaanya Paduan nickel (monel) Pada larutan cyanida dan alkalin Lapisan lead dan Pada larutan nickel, paduannya zinc asam, pembilas dan larutan chromium Stainlss Steel Pembilas panas, asam phosphat, asam chromar, pewarna dan lain-lain Titanium atau silika Lapisan nickel, chrom, tembaga dan lain-lain Teknik Metalurgi-UNJANI 13
  14. Agitasi dan pengendalian larutan Agitasi (agitation) Proses agitasi bertujuan untuk: -Pengisian kembali ion-ion logam yang berkurang didekat katoda atau benda kerja -Mencegah terjadinya gelembung udara pada bagian permukaan benda kerja. -Menghindari penumpukan unsur-unsur/ion-ion logam dalam larutan . Teknik Metalurgi-UNJANI 14
  15. Sistem agitasi dapat dilakukan dengan cara: 1.Agitasi dengan udara Menggunakan blower bertekanan rendah. 2. Agitasi dengan cavitasi (ultrasonik) 3.Agitasi dengan cara sirkulasi larutan 4.Agitasi konveksi 5.Agitasi secara mekanik Teknik Metalurgi-UNJANI 15
  16. Pengendalian Larutan • Dilakukan secara berkala • Analisa larutan ditentukan oleh beberapa faktor: •Kesulitan untuk menentuka unsur yang berkurang •Besar/lajunya penguraian /dekomposisi •Periode operasi dan jumlah produk yang dilapis. • Penyaringan: Yaitu suatu proses pemisahan padatan (pengotor) dalam larutan dengan cara memasukkan bahan kimia melalui suatu media yang dapat menahan lajunya padatan. •Teknik penyaringan dapat dilakukan dengan dua cara: 1.Dengan alat penyaring (filtration) langsung 2.Dengan menggunakan bak penyaring/bak pembantu Teknik Metalurgi-UNJANI 16
  17. Teknik Metalurgi-UNJANI 17
  •  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar